Muhasabah Diri:
1. Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku
2. "Hai orang-orang yang beriman, taqwalah kepada Allah, dan hendaklah setiap diri memperhatikan (bekal) apa yang telah disiapkannya untuk hari esok.
Bagaimana mungkin seseorang yang menginginkan besok sesuatu namun hari ini tidak berusaha untuk mendapatkan dan menyiapkannya.
Satu kesalahan yang fatal adalah jika kita tidak menyadari kelemahan diri kita sendiri.
1. Kurang sabar, definisi kurang sabar ini dapat dibagi lagi menjadi:
- Kurang sabar didalam menjalankan ketaatan kepada Allah. Indikasinya dapat kita lihat dari kualitas diri kita dalam menjalankan apa yang Allah perintahkan. Tidak tepat waktu, kurangnya kualitas, sekadar pemenuhan kewajiban, terpaksa maupun kurang ikhlas.
- Kurang Sabar di dalam menjauhi apa yang dilarang Allah seperti bermudah-mudahan dalam bermaksiat, kurang bisa mengontrol hawa nafsu, menggampangkan dosa kecil, padahal apa bedanya dosa besar dengan dosa kecil jika dosa kecil namun kuantitasnya rutin dan banyak.
- Kurang sabar ketika diberi cobaan atau ujian dari Allah, padahal Allah telah berjanji tidaklah Allah akan membebani diri manusia kecuali sebatas kemampuannya.
Hal-hal yang mesti diperbaiki agar kualitas diri makin membaik adalah :- Kualitas salat lima waktu, baik secara Fikih maupun Tasawuf (Ibadah Hati) dari mulai syarat rukun, wudhu hingga salam.
- Meninggalkan segala sesuatu yang menyibukan namun tidak bermanfaat, baik perkara itu untuk urusan dunia maupun akhirat.
- Menebalkan keyakinan akan adanya kehidupan setelah mati, Alam Ghaib, surga dan neraka, siksa kubur, nikmat kubur, balasan amal di dunia.
- Mengaplikasikan iman secara baik dan benar di kehidupan seharian
Hari ini adalah hari ini, apa yang kita lakukan hari ini terecord dan ada balasannya nanti di yaumul hisab.Berbekalah, berbekalah wahai musafir yang selalu ingat akan kembali pulang menuju rabbnya.
Hasbunallah wa ni'mal wakil